Sun-Mbulat
Tak Kenal Tak Sayang
Rabu, 17 Juni 2015
Surau Marhaban Ya Ramadhan
Masjid Nurul Iman adalah satu diantara dua masjid yang ada di dukuh duduhan keluran Mijen kecamatan Mijen kota Semarang. Masjid Nurul Iman merupakan masjid yang berbasis ormas NU, sementara satu masjid lagi di dukuh Duduhan berbasis LDII.
Pada awalnya antara dua masjid ini saling jama’ahnya saling bercekcok soal agama yang masing-masing mengklaim yang paling benar dilain pihak tidak benar. Kadang hal tersebut muncul oleh jama’ah yang sebenarnya masih dangkal dalam pemahaman tentang agama dan sering mendebatkan ha-hal tidak prinsipil, karena dasar fanatisme sepihak perdebatannya menjadi ramai.
Sekarang peristiwa itu sudah lama berlalu dan sekarang sudah cukup dewasa jama’ah kedua masjid dalam menerima perbedaan masing-masing, ini menjadi lebih baik karena memang tidak akan habisnya bila terus mengedepankan perbedaan.
Ramadhan 1436 Hijriah telah tiba jama’ah berbondong-bondong memadati ruang masjid Nurul Iman tak tersisa satu jengkal pun bahkan sampai tangga masjid jama’ah rela untuk menjalankan sholat Isya’ yang berlanjut dengan sholat taraweh, ada juga yang harus urung sholat berjama’ah karena tidak kebagian tempat. Jama’ah laki-laki, perempuan yang tua, muda dan anak-anak semua tidak mau ketinggalan, begitulah fenomena masjid Nurul Iman diawal bulan Ramadhan. Over kapasitas ini juga terjadi saat ibadah sholat Idul Fitri dan Idul Adha yang meluber sampai jalan depan masjid. Seperti halnya masjid-masjid lain awal bulan Ramadhan begitu berjubal jama’ah memenuhi ruang masjid dan akan berangsur-angsur shaf makin kedepan mendekati imam.
Selamat menunaikan Ibadah puasa Ramadhan dan ibadah lainnya dibulan Ramadhan 1436 Hijriah, semoga kebaikan Ramadhan menjadikan kita kembali fitrah, Aamiin. Bersama datangnya Ramadhan segala tutur kata lampah laku mohon berkenan membuka samudra maaf seluas-luasnya.
Salam, Surau Marhaban Ya Ramadhan
Sabtu, 30 Mei 2015
Jam Hitam Insomania
Saatnya kututup pagi dengan tidur untuk mengganti waktu semalam yang tidak menghasilkan mimpi. Ku putusan begitu karena sulit surya bersinar pagi ini, sisakan cerita buat hari esok bila itu yang Engkau janjikan pada ku.
Senin, 01 Desember 2014
Keyakinan bukanlah kebenaran, keyakinan hanyalah signal untuk melakukan sikap dan juga tindakan. Manusia tidak akan pernah melihat utuh kebenaran. Kebenaran subjektif manusia merupakan sudut pandang, karakter yang lahir dari latar belakang subjek tersebut. Kebenaran individu bagaikan potongan puzzle yang akan disusun menjadi kebenaran bersama individu lain, tempat dan keadaan yang saling mempengaruhi. Namun tiap manusia harus mempunyai keyakinan yang dianggapnya benar dan hati nurani masing-masing akan mengukur sendiri kadar kebenaranya, walau itu bukanlah kebenaran. Kebenaran hakiki hanya milik Illahi Rabb.
Sabtu, 09 Juni 2012
Lelaki Sejati
Perjalan Panjang
Hari demi hari... ku jalani hidupku
mengikuti langkah-langkahku
bebas semau aku
adalah lelaki haus nikmat dunia
merasa benar dan perkasa
saat sesal telah kujilat
terhempas di dunia hitam
segala dosa telah ku lakukan
kepuasan tak ku dapat jua...
ku dayung sapan ku mengarung kehidupan
sampaikapankah diriku akan berlabuh, perjalan panjang dengan gigih ku arungi sampai batas tenagaku
kemenangan yang sejati aaqh...
ku sadiri kini diriku hanya manusia, pengalaman adalah guru sejati
s'mua kebodohan
dengan nafsu ku jalani
sampai benar-benar tau
tak mungkin ku ulang lagi
aku lelaki sejati
Label:
zulfikar
LokasinNUSANTARA
Lokasi tidak diketahui.
Langganan:
Komentar (Atom)



.bmp)

